Pendidikan sekarang ini menjadi hal yang sangat diperlukan namun kadang sebagian orang tua tidak memperhatikan pendidikan bagi setiap anak-anaknya, sehingga tak jarang kita jumpai ada beberapa orang yang saat ini hidup di bawah standar kelayakan, baik dari sisi ekonomi ataupun mental karena pada masa sekolahnya mereka tidak manfaatkan sebagaimana mestinya dan juga kurangnya perhatian dari lingkungan keluarga terutama orang tuanya. Banyak faktor mengapa ini menjadi kurang diperhatikan, salah satu diantaranya keterbatasan ekonomi sehingga membuatnya tidak begitu penting pendidikan untuk anak.

Sekarang ini sudah banyak sekolah yang di gratiskan oleh pemerintah tinggal dorongan orang tua yang harus menjadi perhatian besar. Apalagi orang tua yang berada di pelosok – pelosok yang sering berpikiran lebih baik bekerja dari pada harus sekolah sehingga sebagai pihak orang – orang yang paham perlu diberikan pemahaman akan pentingnya anak sekolah. Sehingga berdampak pada kesehatan anak sekolah yang dipaksakan untuk bekerja pada usia yang masih muda. Padahal secara aturan pemerintah juga usia – usia anak yang masih di bawah umur dilarang untuk bekerja sebelum usia yang cukup untuk bekerja.



Jika sudah seperti ini tentu memberikan sosialisasi terkait pentingnya sekolah kepada orang tua yang memiliki anak di usia sekolah tentu bisa menjadi salah satu cara agar orang tua bisa menyekolahkan anak – anaknya. Sebagai orang yang paham akan pentingnya pendidikan maka selain memberikan sosialisasi perlu ada tindak lanjut sehingga pada orang tua memiliki pemahaman yang benar akan pentingnya anak sekolah. Termasuk memberikan perhatian akan kesehatan anak sekolah masing – masing.

Kesehatan yang baik mendukung daya berfikir anak saat sekolah

Setelah fokus pendidikan kepada anak sekolah sudah mulai digalakkan, setidaknya para orang tua juga mulai memperhatikan kesehatan anak sekolah. Anak terutama yang masih sekolah, mempunyai aktvitas yang bisa dibilang tidak kenal lelah, sebelum sekolah ia bermain, saat belajar ia belajar, saat istirahat ia gunakan untuk bermain dan pulang sekolah selain mengerjakan tugas rumah dan pr dari guru, ia tetap bermain. Satu sisi banyak geraknya anak mungkin bisa dikatakan olahraga yang mendukung kesehatan anak sehingga proses pendidikan anak bisa berjalan karena kesehatan anak sedang prima, permasalahannya bila mobilitas itu tidak diimbangi dengan waktu istirahat dan asupan yang cukup.

Bagi anda yang memiliki anak yang mau masuk sekolah untuk pertama kalinya khususnya masuk ke sekolah dasar atau SD maka anda harus mempersiapkan beberapa hal dari jauh -  jauh hari sebelum masuk. Adapun beberapa hal yang perlu disiapkan oleh para orang tua tersebut adalah sebagai berikut :

1. Persiapkan keperluan belajar anak.

Keperluan sekolah pada anak ini tentu diperlukan karena bisa menjadi motivasi pada anak agar semangat untuk belajar dan pergi ke sekolah dari mulai seragam, buku, alat tulis, tas sekolah dan sepatu sudah disiapkan lebih awal.

2. Persiapkan mental anak. 

Dalam membentuk mental anak ketika hendak akan sekolah ini penting sehingga anak bisa bergaul dengan teman – teman yang lain dan tidak merasa kaget akan banyak temannya tersebut. 

3. Persiapkan kesehatan anak. 

Menjaga kesehatan anak ketika akan masuk sekolah ini harus dilakukan sehingga bisa masuk sekolah sesuai pada waktunya.Tidur yang teratur meskipun dalam kondisi liburan tetap harus terjaga.

Anak sekolah di PAUD atau TK perlu dilakukan persiapkan untuk menyongsong mereka masuk ke SD. Pendidikan ketika PAUD atau TK ini juga bisa dilakukan agar anak memiliki kemampuan dasar untuk bisa masuk ke tingkat selanjutnya.

Read More
Seorang ibu atau istri yang merupakan bagian dalam sebuah keluarga dan memliki posisi sebagai pendamping suami dan pengurus anak-anak. Perubahan jaman yang semakin modern terkadang ibu memiliki tugas yang berat, di mana tidak hanya mengurus suami dan anaknya namun ikut berjuang membantu ekonomi keluarga. Seorang ibu rela membanting tulang untuk menambah penghasilan demi bertahan di jaman dengan kebutuhan yang tinggi ini. Ibu hadir dalam peranan yang  besar dalam menciptakan keluarga harmonis. Tanpa ibu, para ayah mungkin dalam hal urusan rumah tangga tidak punya kekuatan yang cukup untuk menciptakan sebuah keluarga yang sejahtera. Bagaikan sepasang kaki yang digunakan sebagai berjalan, apabila satu kaki tidak berfungsi dengan baik, maka akan lebih sulit bila dipakai untuk berjalan.

Ibu biasanya lebih memberikan kasih sayang kepada suaminya maupun anak-anaknya. Ketika kasih sayang yang diberikan seimbang antara suami dan anaknya maka keutuhan sebuah keluarga bisa terjamin. Selain itu hal yang pasti berat adalah mengatur kehidupan keluarga, artinya bahwa sering kita melihat seorang ibu mengurus banyak hal di dalam sebuah kehidupan keluarga. Ibu seringkali memastikan segala kebutuhan anggota keluarganya dapat terpenuhi dengan baik. Contohnya mulai dari membangunkan anak untuk berangkat sekolah, menyiapkan sarapan pagi untuk suami dan anak-anaknya, makin siang sampai makan malam, kemudian belum lagi mencuci pakaian, bahkan dalam mengatur penghasilan suami supaya cukup untuk membayar semua kebutuhan baik dari makanan, tagihan listrik dan air, biaya sekolah anak, tabungan, dan masih banyak hal yang ibu lakukan. Seorang ibu juga biasanya lebih peduli atau memperhatikan pendidikan anggota keluarganya dengan megetahui minat dan cara belajar anak yang sesuai.

Tak lupa seorang ibu harus menjaga kesehatan keluarganya, ibu biasanya sangat peduli bagaimana kebutuhan nutrisi sehari-hari yang dibutuhkan suami dan anaknya. Maka dari itu seorang ibu harus pintar membagi waktunya demi mengurus segala rutinitas keluarga. Melihat peran besar tersebut tak heran apabila tugas ibu sangat memberikan kontribusi terhadap terjalinnya keluarga harmonis. Penjelasan beberapa tugas dan peran seorang ibu yang banyak itu lah menuntut anggota keluarga lain untuk bisa menghargai apa yang telah dilakukannya terhadap keluarga, dengan pujian, kecupan atau ungkapan terima kasih kepada ibu pasti akan membuat hati seorang ibu luluh, meski ibu melakukannya dengan tulus hati demi keluarganya.

Pada dasarnya apabila setiap anggota keluarga memahami tugas dan peran masing-masing dan melaksanakannya dengan baik, maka keharmonisan akan tercipta. Sariwangi mengajak para ibu untuk setiap harinya bisa menjaga selalu kehangatan keluarganya dengan meluangkan waktu di sela tugas-tugas ibu yang berat untuk berkumpul dan berbagi cerita dengan secangkir teh dari Sariwangi. Dengan saling memaknai arti peran setiap anggota keluarga, maka keluarga harmonis akan selalu terjaga.
Read More